SQL SELECT

Perhatian, bahan ini menggunakan Oracle iSQL*Plus, untuk mendownload klik disini.

1.1 SQL SELECT

Perintah SELECT digunakan untuk menampilkan informasi dari basis data. Perintah SELECT dapat melakukan:

  • Projection dengan cara :
    • Pilih kolom dalam suatu table yang dikembalikan oleh sebuah query.
    • Pilih kolom sebanyak yang Anda butuhkan.
  • Selection dengan cara :
    • Pilih baris dalam suatu table yang dikembalikan oleh sebuah query.
    • Beberapa criteria dapat digunakan untuk membatasi baris yang ditampilkan.
  • Joining dengan cara :
    • Kumpulan data yang disimpan dalam table-tabel yang berbeda dengan membuat link diantara table.

1.2 Perintah SELECT Dasar

Syntax:

SELECT * |{[DISTINCT] column | expression [alias] …..}

FROM table;

  • Perintah atau kata kunci yang harus ada:
    • SELECT : Menspesifikasi kolom yang akan ditampilkan.
    • FROM : Mengidentifikasi table yang mengandung kolom yang terdaftar dalam SELECT.
  • Dalam syntax:
    • SELECT : merupakan daftar dari satu atau lebih kolom.
    • * : menyeleksi semua kolom.
    • DISTINCT : menghilangkan duplikasi data.
    • Column|expression : menyeleksi kolom atau ekspresi yang dimaksud.
    • Alias : memberikan heading yang berbeda kepada kolom terseleksi.
    • FROM table : menspesifikasi table yang mengandung kolom yang ingin ditampilkan.
Anda dapat menggunakan perintah SELECT untuk menampilkan kolom-kolom tertentu dari table dengan cara menspesifikasikan nama kolom, dan dipisahkan dengan tanda koma (,).

Contoh:

Menampilkan department id dan location id dari table departments

Syntax: SELECT department_id, location_id FROM departments;

1.3 Menulis Perintah-Perintah SQL

  • Perintah-Perintah SQL tidak case sensitive.
  • Perintah-Perintah SQL dapat dimasukkan ke dalam satu atau lebih baris.
  • Kata kunci tidak dapat dipisah pada baris yang berbeda atau pun disingkat.
  • Klausa biasanya ditempatkan pada baris yang berbeda untuk mempermudah pembacaan dan mempermudah pengeditan.
  • Kata kunci ditulis dalam huruf besar.
  • Nama table dan kolom ditulis dalam huruf kecil.
1.4 Operator Aritmatika

Operator
Fungsi
+
Penjumlahan
-
Pengurangan
*
Perkalian
/
Pembagian


  • Anda dapat menggunakan operator aritmatika dalam semua klausa dari suatu perintah SQL, kecuali klausa FROM.
  • Jika tipe datanya adalah DATE dan TIMESTAMP, Anda hanya dapat menggunakan operator pengurangan dan penjumlahan saja.
  • Ketentuan penghitungan:
    • Perkalian dan pembagian dilakukan terlebih dahulu.
    • Jika operator-operator aritmatika dalam satu ekspresi memiliki kedudukan yang sama, maka dihitung sesuai urutan dari kiri ke kanan.
    • Anda dapat menggunakan tanda kurung () untuk menekankan perhitungan yang ingin Anda lakukan terlebih dahulu.
1.5 Nilai Null

  • Null adalah sebuah nilai yang tidak tersedia, tidak berguna, tidak diketahui, atau tidak dapat diaplikasikan.
  • Null berbeda dengan nilai nol atau spasi kosong (nol adalah angka dan spasi kosong adalah karakter).
  • Kolom dari data apapun dapat mengandung nilai null.
  • NOT NULL dan PRIMARY KEY merupakan batasan penghindar penggunaan null dalam kolom.
  • Jika ada nilai kolom yang null dalam suatu ekspresi aritmatika, maka hasilnya juga null.
  • Jika Anda membagi suatu bilangan dengan null, maka hasilnya juga null atau tidak terdefinisikan.
1.6 Menggunakan Alias Kolom

  • Alias adalah penamaan kembali suatu juduk kolom.
  • Berguna dalam melakukan proses perhitungan.
  • Kata AS dapat menjadi kata kunci diantara nama kolom dan alias.
  • Membutuhkan tanda kutip ("……..") jika mengandung spasi atau karakter special atau jika kasusnya sensitive.
1.7 Operator Penggabungan

Contoh:

SELECT last_name||job_id AS "Employees"

FROM employees;

  • Operator pengabungan(||) berfungsi untuk menghubungkan kolom ke kolom lainnya, ekspresi aritmatika, atau nilai konstan untuk membuat suatu ekspresi karakter.
  • Ketika terjadi penggabungan, maka terbentuklah suatu kolom tunggal yang lain yang mana merupakan hasil penggabungannya.
  • Kata kunci AS dapat mempermudah pembacaan klausa SELECT
  • Jika Anda menggabungkan suatu nilai null dengan string karakter maka hasilnya adalah suatu karakter.
1.8 String-String Karakter Literal

  • Literal adalah karakter, bilangan, atau tanggal yang termasuk dalam Perintah SELECT.
  • Literal bukanlah sebuah nama kolom atau pun sebuah alias kolom.
  • Literal tecetak untuk setiap baris yang kembali.
  • String literal dari teks free format dapat dimasukkan dalam hasil query dan diperlakukan sama sebanyak kolom dalam daftar SELECT.
  • Tanggal dan literal karakter harus disertai dengan tanda kutip ('………');
1.9 Operator Tanda Kutip Alternatif

  • Operator tanda kutip alternative digunakan jika ada suatu literal yang mengandung tanda kutip tunggal.
  • Pilih pembatas yang Anda perlukan, seperti: single-byte atau multi-byte, atau bisa juga pasangan-pasangan karakter seperti: { },[ ],( ),< >.
Contoh:

SELECT department_name||
q'[, it's assigned Manager Id: ]'
|| manager_id AS "Department And Manager"
FROM departments;
1.10 Duplikasi Baris

  • Jika Anda tidak memberikan suatu indikasi untuk membatasi duplikasi baris, maka akan terjadi hasil yang berulang karena tidak ada pembatasan terhadap duplikasi baris.
  • Untuk membatasi duplikasi baris dalam hasil query, maka masukkan kata kunci DISNTICT ke dalam klasusa SELECT tepat setelah kata kunci SELECT.
Contoh

SELECT DISTINCT department_id, location_id FROM departments;
1.11 Menampilkan Struktur Tabel

Syntax: DESC [RIBE] tablename

  • Dalam syntax di atas, tablename adalah nama table yang ada yang dapat diakses oleh pengguna.
  • Gunakan perintah DESCRIBE untuk menampilkan struktur table.
  • Perintah tersebut akan menampilkan nama kolom dan tipe data, dan sekaligus juga akan menunjukkan kepada Anda apakah suatu kolom benar-benar memiliki data atau tidak (singkatnya, menunjukkan kolom NOT NULL).
Tipe DataPenjelasan
NUMBER( p,s )Nilai maksimumnya adalah p dengan nilai decimal s
VARCHAR2 ( s )Panjang variable nilai karakter dari ukuran maksimum s
DATETanggal dan waktu di antara 1, 4712 Januari SM dan 31, 9999 Desember
CHAR ( s )Panjang tetap nilai karakter dari ukuran s


Untuk latihan mengenai SELECT, Anda dapat menuju posting mengenai Latihan Basdat Select

Varanus Salvator-ku berpulang

Varanus Salvator Terbujur kaku

Varanus Salvator urutan kedua yang saya pelihara sejak awal november 2010 kalau tidak salah ingat, akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pada siang hari tgl. 31 maret 2011.
Padahal salvator itu sudah agak besar, ukurannya sekitar 70cm, dia juga mulai lemot (ga suka lari-lari), gak pernah mangap kalo mau di pegang, gak pernah hissing (mendesis), gak kabur kalau lihat orang dan gak kagetan, jitot abis deh pokoknya.

Menurut artikel-artikel yang saya baca, dia mengidap MBD (metabolic bone disease) penyakit yang berhubungan dengan tulang karena kekurangan kalsium, dengan beberapa ciri sebagai berikut:
- jalannya ngesot
- ekornya agak keriting
- tidak banyak bergerak

Banyak artikel yang saya baca menyatakan bahwa MBD dapat berujung pada kematian, dan ada juga yang menuliskan bahwa penyakit ini bisa di sembuhkan, asalkan rutin menjemur dan memberi kalsium.

Berbekal informasi dari artikel yang menyatakan bahwa MBD bisa di sembukan, saya pun optimis bisa menyembuhkan penyakitnya.
Ritual penjemuran tiap pagi saya lakukan. 1 tablet ELKANA perhari menjadi pilihan suplemennya. Saya berikan setengah tablet pagi dan setengahnya lagi malam hari.

Kurang dari 3 minggu yang lalu saya rutin melakukan ritual diatas, dan 5 hari yang lalu sudah nampak hasilnya. Salvator sudah bisa berjalan tanpa ngesot, sudah bisa manjat meski agak berat kayaknya, dan ekornya juga mulai kaku.

Tapi ya.. mungkin memang sudah waktunya salvator ku harus pergi tanpa memberi tanda, saya hanya bisa merelakannya dan semoga kau bisa damai disana, dan tetaplah menjadi biawak yang jinak.

Varanus Salvator Terbujur kaku

Cara Login Sebagai Admin Pada Database Oracle

Cara Login sebagai Admin pada database Oracle, disini memakai account hr

conn sys/password as sysdba; // connect sebagai sysdba

alter user hr account unlock;

alter user hr identified by <nama bebas>;

conn hr/<nama bebas>;

Mengubah tulisan "START" di Windows XP

Mengubah tulisan “Start” yang ada di tombol start dari Windows XP dengan kata hack atau virus, sering terjadi saat komputer sudah sangat lemah digerogoti virus. Lalu, bagaimana cara virus tersebut untuk dapat mengganti tulisan di tombol start tersebut?

Sebagian besar dari virus melakukan perubahan ini dengan menggunakan metode yang sama pada saat kita menggunakan Hex Editor, tapi, mengingat batasan karakter yang dituliskan oleh mayoritas virus, terbatas hanya dalam lima karakter saja. Yang memang telah ditetapkan oleh Windows.

Kalau hanya terbatas lima karakter kan ga seru, untuk menulis misalnya ‘DCC Komet’’ saja sudah butuh 9 karakter. Trus gimana caranya? Nah disini saya perkenalkan sebuah software hasil karanya my brother ‘Angus Johnson’. Software ini bernama ResHacker (Resource Hacker). Tidak punya softwarenya? Gampang...goggling aja dengan keyword Reshacker, pasti seabreg-abreg hasilnya karena software ini emang top banget.

Ok, sebelum kita mulai. Saya peringatkan bahwa yang akan kita lakukan adalah langsung ke jantung Windows, yaitu Register. Jadi ati-ati, bro. Kalau perlu di-back up dulu registrinya. Yang perlu kita lakukan adalah mengedit script dari Explorer.exe yang ada di direktori C:\\Windows. Juga mengganti Shell explorer.exe yang ada di registri Windows.

1. Jangan jalankan aplikasi apapun, karena proses ini bisa bikin overload. Buat temen-temen dengan komputer yang spesifikasinya pas-pasan, dimohon untuk mencoba di komputer punya orang lain aja. Hehehe...
2. Jalankan ResHacker.
3. Masukkan Script dari Explorer.exe, caranya, tekan tombol File > Open. Pilih C:\\Windows\Explorer.exe, lalu tekan tombol Open.
4. Pada bagian sebelah kiri yang ditampilkan ResHacker, pilih String Table > 37 > 1033.
5. Lihat sebelah kanan. Lihat pada tulisan “Start”. Ubah tulisan start dengan kata yang mau kamu bikin. Contoh : STRINGTABLE LANGUAGE LANG_ENGLISH, SUBLANG_ENGLISH_US
{
578, “start”

Ubah jadi : STRINGTABLE LANGUAGE LANG_ENGLISH, SUBLANG_ENGLISH_US
{
578, “Hacked by namamu”
6. Tekan tombol Compile Script. Lalu simpan hasil pengeditan dengan nama HackedExplorer.exe.
7. Tutup ResHacker
8. Klik Start > Run
9. Ketikkan, regedit
10. masuk ke direktori HKEY_LOCAL_MACHINE > SOFTWARE > Microsoft > Windows NT > CurrentVersion > Winlogon.
11. Di dalam direktori Winlogon terdapat nama Shell. Klik kanan pada Shell lalu pilih Modify,
12. Pada kotak teks value data :, ganti nama Explorer.exe dengan HackedExplorer.exe.
13. Tutup regedit. Lalu restart komputermu.

Jika nanti ada kerusakan dan membuat kamu tidak bisa masuk ke Windows Explorer, gampang, tekan Ctrl+Alt+Del untuk memunculkan Task Manager. Dari task manager tekan tombol New Task lalu ketikkan regedit. Lalu lakukan langkah 10 s/d 12. Pada langkah 12 ganti nama HackedExplorer.exe menjadi aslinya, yaitu Explorer.exe. Setelah itu direstart.
Do it with your own risk !!!